Emosi, Pemuda Tanggung Terancam Gagal Nikah

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Inilah yang seharusnya menjadi perhatian para orang tua dalam hal mengawasi dan menjaga anak-anaknya dalam hal mengontrol emosi. Jangan sampai terjadi seperti halnya Yose Ari Sanjay (20) warga Kelurahan Purwodadi Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Provinsi Bengkulu, yang terancam gagal nikah lantaran emosi dan menganiaya teman sebayanya. Pelaku dibekuk pada Jum’at dini hari (15/12) di salah satu Warung Internet (Warnet), oleh tim Opsnal Satreskrim Mapolres BU.

Kapolres BU AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jufri, S.Ik membenarkan hal tersebut. Diakui Kasat, pihaknya terpaksa menciduk pelaku, lantaran adanya laporan aksi penganiayaan terhadap korban Satria Wiradinata (21) warga jalan Sam Ratulangi Kelurahan Purwodadi Kecamatan Arga Makmur, yang melapor ke Mapolres BU.

” Kami begitu menerima laporan korban, langsung melakukan pengecekan dan meringkus pelaku penganiayaan tersebut, demi untuk pemeriksaan,” ungkap Kasat.

Kasat menjelaskan, berdasarkan laporan korban kejadian ini berawal saat korban yang mendatangi warnet yang terletak di lokasi Pasar Purwodadi tersebut. Dimana saat itu korban yang tengah bermain game online, didatangi pelaku yang menonton korban tengah main. Saat itu, pelaku rupanya sedikit usil sehingga membuat korban merasa terganggu ketika bermain game. Korban sempat mengingatkan pelaku, namun rupanya pelaku tidak terima dengan peringatan korban dan langsung memukul kepala korban. Tidak sampai disitu, korban juga mendapatkan tendangan kaki pelaku yang nyaris membuatnya tersungkur. Merasa terancam, korban pun mencoba kabur dengan berlari kearah sepeda motornya, namun rupanya pelaku ikut mengejar dan berhasil menjambak rambut korban dan bersamaan dengan itu melayangkan pukulannya sebanyak empat kali. Akibatnya korban mengalami luka lebam dibagian jidadnya, dan terdapat dua luka goresan dibagian punggungnya. Mirisnya, informasinya pelaku ini dalam waktu dekat akan menikah, namun dengan ulahnya ini, pihaknya tidak bisa berbuat banyak.

” Pelaku kita bekuk tanpa perlawanan, saat ini pelaku sudah kita tahan. Soal informasi dia (Pelaku,red) akan menikah itu benar, namun kami tidak bisa berbuat banyak. Maka itulah, seringkali saya menghimbau kepada pelajar maupun orang tua, untuk selalu menjaga dan mendidik anak agar tidka muda terpancing emosi, karena yang akan dirugikan justru anak itu sendiri. Kalau sudah berurusan dengan hukum, tentunya aturan tidak dapat dikonfromi,” tandasnya.

 

Laporan : Effendi

Related posts

Leave a Comment